Perkenalkan

 Di umur 35 ini aku ingin hidupku memberikan manfaat,setidaknya bagi anak2 ku,tentang bagaimana aku menjalani dan hidup berdampingan dengan luka yg aku rasakan di masa lalu.

Memang saat menulis ini,hidup yg saya jalani saat ini jauh lebih indah dengan hadirnya suami luar biasa,anak yang lucu dan mertua yg amat sangat sy sayangi. Namun jalan menemukan hidup yg ku jalani amat berliku,penuh dengan banyak sesal dan banyak luka yg sampai saat ini masih membekas di ingatan sy.

Aku mencoba untuk melepaskan luka yg pernah ada dalam hidupku dengan perlahan menceritakan dan menemukan makna dari segala kejadian itu,hingga aku berharap aku bisa melepaskan luka dalam  tenang yg saya jalani.

Aku tumbuh di keluarga yg terbilang baik di tahun 90an,bapak dan mama memang berjuang dengan segala keterbatasannya,aku tak begitu mengingat 7 tahun pertama ku, yang ku ingat adalah saat bapak membawaku ke desa di tahun 95 untuk bersekolah dan tinggal bersama nenek dari pihak bapak. Aku ingat betapa senang dan bahagia nya aku saat itu, di tahun itu mungkin umurku sekitar 5/6 tahun. Begitu bapak kembali ke Bekasi untuk bekerja aku sekolah di pagi hari dan mengaji di malam hari bersama para sepupuku yg usianya tak terpaut jauh bahkan ada yg seumuran denganku.

Kehidupan di desa yang ku ingat saat itu lumayan menyenangkan,tentu aku kadang jenuh,namun banyak hal yg menyebabkan aku kerasan di desa,kondisi desa saat itu amat terasa nyaman, walaupun kami hanya tidur di rumah bilik bambu tanpa penerangan listrik,karna saat itu aliran listrik belum menjamah pedesaan kami,di kamar kami hanya ada lampu minyak,bale bambu,dan kelambu untuk melindungi kami dari serangga. Nenek ku bernama Kaminah,dimataku dia nenek yang sinis namun baik, kegiatannya sehari2 bertani dan aku ingat aku sering ditinggal sampai sore olehnya,dan saat itu aku merasa lumrah karna anak2 di desaku pun demikian. Aku sangat jarang ikut nenek ke tempat dia bertani karna ya cukup panas bagi anak2 berada di sawah di tengah hari, suasana desa begitu aman jarang sekali ada kriminalitas di daerah ku tinggal, setiap jumat nenek ku pergi ke surau untuk solat jumat, walaupun sampai saat ini aku heran,dia pergi jumatan😅.

Komentar